Saturday, January 21, 2017

Musisi Berbakat



Menjadi musisi bukan hal yang mudah, Musisi Berbakat tidak semerta-merta terbentuk begitu saja ada banyak proses yang harus dilalui. Untuk menjadi Musisi Berbakat harus ada kemauan diri dari diri kita sendiri. Apa itu bakat?  Samakah bakat dengan potensi diri? Apakah bakat bisa di asah? Apakah semua orang punya bakat yang sama? mari kita bahas pertanyaan-pertanyaan ini bersama-sama. Agar kita lebih termotivasi untuk menjadi Musisi Berbakat dan lebih profesional.
Kita mulai dari pertanyaan apa itu bakat?, “Minarti dalam blognya menjelaskan  Bakat adalah kemampuan dasar seseorang untuk belajar dalam tempo yang relatif pendek dibandingkan orang lain, namun hasilnya justru lebih baik”. Jika kita pelajari dari pengertian bakat tersebut, dapat kita tarik kesimpulan bahwa bakat itu hal yang harus dipelajari. Jadi manusia akan berbakat jika mau mempelajari sesuatu hal dengan sungguh-sungguh dan tidak pernah putus asa. Hanya saja orang yang berpotensi akan lebih singkat menguasai apa yang di tekuninya dibandingkan orang yang kurang memiliki potensi dalam mempelajari bidang yang sama. 

Jadi samakah bakat dan potensi diri? “Menurut saya jelas berbeda”. Bakat itu prodak atau hasil dari ketekunan, sedangkan potensi diri itu adalah prodak Yang Maha Kuasa. Itu artinya potensi diri itu kemampuan yang sudah ada sejak lahir yang di anugrakan kepada kita dari Allah melalui, gen keluarga, kondisi keluarga, lingkungan, atapun pola hidup kita. Semua orang punya potensi tetapi kadarnya saja yang berbeda, karena akal yang di berikan kepada manusia dari Allah itu merupakan dari potensi diri itu sendiri.

Apakah bakat bisa diasah? “Tentu saja bisa”, seperti yang saya jelaskan di atas. Bakat itu adalah suatu prodak dari ketekunan diri. Jika kita tekun dan punya motivasi untuk suatu hal yang kita inginkan pada akhirnya kita sendiri akan menjadi orang yang berbakat. Seseorang yang berlatih gitar selama 10 tahun, pada saat tampil luar biasa didepan penonton, pada saat itu penonton akan menyebutnya sebagai Musisi Berbakat. Padahal untuk mencapai semua itu gitaris tersebut butuh waktu yang sangat lama.
Apakah semua orang punya bakat yang sama? “Tentu saja tidak.” Karena masing-masing memiliki minat dan hobinya sendiri-sendiri. Itu artinya kita tidak harus menjadi orang lain untuk disebut Musisi Berbakat. Silahkan pilih apa yang anda suka lalu tekuni hal itu dengan semangat yang tinggi. Karena musik itu akan lebih berwarna jika ada perpaduan dari banyak instrumen musik.
Jadi sekarang tidak ada alasan lagi untuk kita anti kepada sesuatu karena alasan “saya tidak berbakat”. Siapa saja bisa menjadi Musisi Berbakat termasuk anda. Mualailah memberanikan diri untuk mengasah bakat anda dengan ketekunan dan semangat. Hilangkan rasa ragu, takut, dan isi dengat rasa kenikmatan dan ketergantungan. Jika anda sudah mencapai julukan Musisi Berbakat tentunya banyak hal yang akan anda dapatkan, seperti: kebutuhan finansial (keuangan). Semoga bermanfaat, terimakasih.☺☺☺☺

No comments:

Post a Comment